Halaman

Rabu, 16 Januari 2013

Kenali Lebih Dalam : Bumi dan Merapi

-->
Bumi adalah suatu tempat yang sangat istimewa bagi kita semua. Disinilah kita menempuh kehidupan dengan seimbang. Tetapi kita tidak menyadari akibat ulah kita yang tak terkontrol oleh akal sadarlah yang dapat menyebabkan kerusakan di muka bumi ini. Maka kewaspadaan tersebut sangatlah penting. 
Terutama bencana gunung berapi yang sewaktu-waktu dapat terjadi tanpa kita ketahui waktunya. Beberapa hal dapat kita lakukan mengantispasinya, yaitu apabila ada peringatan tentang pantauan gunung berapi yang sedang aktif, sebaiknya kita secepatnya untuk melarikan diri. 

 Kita tengok tentang kejadian meletusnya gunung Merapi di Yogyakarta, pada Oktober 2010 silam. Kejadian tersebut memakan banyak korban dikarenakan masyarakatnya enggan untuk mengungsi. Alhasil, pada saat gunung Merapi mengeluarkan letusan yang dahsyat pada malam hari, masyarakat masih dalam keadaan tertidur pulas, hal tersebut menyebabkan bertambahnya korban letusan gunung Merapi.



Hal serupa juga dapat terjadi pada penggundulan hutan dan pemanasan global. Coba bayangkan terlalu tingginya minat sebagian manusia terhadap dunia, sehingga banyak pohon yang ditebangi tanpa adanya reboisasi. Hutan tentunya tempat yang sangat patut untuk kita jaga dan kita lindungi. 

Ada beberapa hal yang kita lakukan untuk melindungi hutan. Antara lain adalah melakukan reboisasi, penghijauan, melakukan sistem tebang pilih, memberikan sanksi yang tegas bagi para sindikat yang telah melakukan penebangan hutan secara liar, melakukan pengawasan hutan secara lebih ketat lagi dan melakukan operasi keliling hutan secara rutin.




            Kesalahan manusia yang terlalu serakah dan juga akibat revolusi industri juga merupakan penyebab pemanasan global. Tapi ada baiknya jika kita yang mulai hari ini memperhatikan hal-hal terkecil dari kehidupan kita bagaimana caranya untuk mengurangi terjadinya pemanasan global. Contoh nyatanya adalah mulai melakukan penghematan energi yang kita gunakan sehari-sehari dalam kehidupan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar