Halaman

Kamis, 17 Januari 2013

Penanggulangan Sampah

Sampah

Mendengar istilah sampah pasti yang terpikir adalah hal yang kotor, jorok, bau, dan tidak bermanfaat. Hal itu tidak bisa dibilang salah karena memang kenyataannya sisa-sisa produk itu kebanyakan memang berkeadaan seperti itu karena salah perlakuan. Tapi jika diperlakukan dengan benar, tidak semua sampah seperti itu. Sebenarnya sampah dijadikan hal yang bisa dimanfaatkan.

Sampah yang tidak bisa teruraikan (undegradable) atau sampah anorganik adalah penyebab utama pencemaran tanah. Sampah anorganik yang tidak ditangani dengan benar, bisa benar-benar membawa bencana. Tidak usah berpikir terlalu jauh mengenai bencana yang akan melanda dunia, lihat sajalah lingkungan sekitar atau sekolah. Jika sampah-sampah itu tersebar acak disembarang tempat tanpa penanganan, apa yang akan terjadi? Sampah yang bisa menampung air akan menjadi tempat biak jentik nyamuk pembawa penyakit, bau tidak sedap, pemandangan kumuh, dan lain-lain. Itu saja sudah mengkhawatirkan, belum efek lain yang masih banyak lagi dan sepertinya terlalu panjang untuk diulas kali ini.
Kondisi tersebut pastinya akan membawa dampak pada konsentrasi dan kenyamanan pembelajaran di sekolah.

Karena itu, kami berusaha sebisa mungkin menanggulangi sampah-sampah tersebut agar menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembelajaran efektif.

Sekedar tulisan kurang meyakinkan, maka kami sertakan bukti foto cara penanganan sampah di sekolah kami sebagai berikut.




Membuang sampah pada tempatnya




Memisahkan sampah organik (degadrable) dan anorganik (undegadrable)
Pengelompokan berdasarkan pemanfaat sampah untuk didaur ulang.


Mengumpulkan sampah-sampah dari semua tempat sampah yang berada di segala penjuru sekolah.

Lalu, setiap hari setelah jam pembelajaran dan ekstrakulikuler selesai atau para siswa sudah pulang, akan ada petugas yang mengumpulkan sampah berdasarkan kelompok jenis yang tertera pada kotak tempat sampah. Kemudian mengantarkan sampah-sampah tersebut ke tempat khusus untuk di daur ulang.

Nah, itulah cara menangani sampah hasil konsumsi sehari-hari di lingkungan sekolah kami.
Memulai perubahan dari hal yang kecil dan dari diri sendiri, semoga semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan di masa yang akan datang.


Salam Pelajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar