Halaman

Kamis, 17 Januari 2013

Tahukah Kamu ?

rumah merupakan tempat yang paling banyak sering kita tempati dan berbagai aktivitas pun terjadi disana. penggunaan penyegar udara tentu menjadi kebutuhan utama. banyak label pada produk penyegar udara yang dapat memberikan kesegaran selama 24 jam penuh, jangan sampai tertipu ya membaca labelnya saja. eits, selain penyegar udara, ternyata ada beberapa hal lagi lho yang beracun dirumah kita. nah, apa saja sih? check it out.



1. Penyegar udara

           

            Alih-alih menggunakan penyegar udara dalam kaleng, lebih baik membuatnya sendiri dari bahan-bahan alami seperti potpouri (bunga kering) dan minyak aromaterapi. Karena, penyegar udara yang terbuat dari senyawa kimia mungkin saja mengandung banyak racun.



2. Pelembut kain

           

            Jangan tertipu oleh aroma pelembut kain yang ditawarkan di pasar. Karena aroma lavender atau mawar biasanya terbuat dari senyawa kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit, apalagi jika memiliki jenis kulit sensitif.



3. Apel.



            Di antara apel yang dijual di pasar, sebagian besar sebenarnya mengandung pestisida yang berbahaya bagi tubuh. Mungkin lebih baik memilih apel organik untuk dikonsumsi. Bila tidak, gunakan air mengalir untuk mencucinya atau gunakan sabun pencuci buah lalu bilas dengan air mengalir.



4. Kamper

           

            Kamper juga merupakan salah satu jenis racun tersembunyi di dalam rumah. Kamper sering dikaitkan sebagai penyebab kanker. Lebih baik gunakan cara-cara lain, bukan kamper untuk pakaian di lemari. kamu bisa menggunakan akar wangi, misalnya.



5. Parfum



            Parfum ternyata racun tersembunyi di rumah. Jika kamu memiliki kulit sensitif, efek samping dari senyawa kimia dalam racun tentu akan berdampak buruk. Untuk meminimalkan penggunaan parfum, rajin-rajinlah untuk mandi sehingga tidak perlu parfum lagi sebagai pewangi tubuh.



nah, pastikan tidak terlalu sering menggunakan hal-hal tadi atau singkirkan dari rumah kamu ya guys!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar